Selasa, 10 Maret 2015

PROGRAM  KERJA ADIWIYATA MANDIRI SMA N 1 DEMAK

Rabu, 30 September 2009

Bahan Ajar Kelas X

VIRUS

Virus berasal dari kata virion yang berarti racun. Virus dapat menyebabkan penyakit pada tumbuhan, hewan dan manusia. Virus mempunyai sifat antara benda mati dan makhluk hidup.
A. Sejarah Penemuan Virus
Perjalanan panjang penemuan virus diawali dengan penemuan mikroskop oleh Antony van Leeuwenhoek hingga ditemukannya penyakit mozaik pada daun tanaman tembakau.
Tokoh-tokoh penemuan virus antara lain Adolf Mayer (1883) menemukan penyakit mozaik pada tanaman tembakau dan dapat menular, Dimitri Ivanowsky (1892) menemukan penyebab penyakit mozaik pada tembakau bukan bakteri, Martinus beijerinck (1897) menemukan penyebab penyakit mozaik pada tembakau hanya dapat menyerang tanaman tembakau yang masih hidup, dan Wendell Stanley (1935) dapat mengkristalkan penyebab penyakit tersebut dan memberi nama TMV (Tobacco mosaic virus).
B. Ciri-ciri Virus
Jika dibandingkan dengan makhluk hidup lain virus memiliki cirri-ciri tersendiri. Ciri-ciri virus antara lain: parasit obligat, tidak dapat disentrifugasi biasa, dapat dikristalkan, tidak melakukan metabolisme sendiri, tidak bergerak, tidak dapat membelah diri, berkembang biak pada sel yang hidup, dan hanya memerlukan asam nukleat untuk berkembang biak.
C. Struktur Virus
Secara umum struktur tubuh virus tidak mempunyai sel (aseluler) berukuran 20 – 300 milimikron, hanya memiliki DNA/RNA saja, bentuk bervariasi (oval, silinder, polyhedral, T dan kompleks), dan tubuh berupa hablur (kristal) yang tersusun atas kepala dan ekor.
Bagian tubuh virus terdiri atas :
1. Kepala
Pada bagian kepala terdiri atas asam nukleat yang terlindung dalam selubung protein atau kapsid. Asam nukleat virus berupa materi genetik (DNA/RNA) yang digunakan untuk replikasi virus.
Tiap kapsid pada virion terdiri atas kapsomer yang berupa rantai polipeptida. Virion adalah virus yang terdiri atas asam nukleat dan selubung protein.
2. Ekor, merupakan bagian virus yang digunakan untuk menetrasi enzim lisozim ke tubuh sel inang



kapsomer
kapsid{p
DNA/RNA
ekor

serabut ekor

Gambar bakteriofage
Bakteriofage adalah satu jenis virus yang menyebabkan sel bakteri lisis (pecah). Bakteriofage dikembangkan untuk kepentingan rekayasa genetika.
D. Replikasi Virus
Replikasi merupakan proses perkembangbakan pada virus. Replikasi pada virus terdiri dari 2 cara yaitu secara litik dan secara lisogenik.
1. Secara litik
Infeksi virus secra litik meliputi fase absorbsi, penetrasi, replikasi dan sintesis, perakitan, dan pembebasan.
2. Secara lisogenik
Infeksi virus secara lisogenik meliputi fase adsorbsi dan infeksi, penetrasi, penggabungan, dan replikasi.
E. Peran Virus dalam kehidupan
Bagi manusia, virus memberikan kontribusi menguntungkan sekaligus merugikan.
1. Menguntungkan
Melalui penerapan bioteknologi, virus dapat dimanfaatkan untuk pembuatan vaksin untuk mencegah penyakit dan pembuatan gen interferon untuk menhancurkan dan menghambat reproduksi virus.
2. Merugikan
Secara umum virus dapat menginfeksi makhluk hidup dan menimbulkan penyakit. Beberapa penyakit pada tumbuhan yang disebabkan oleh virus antara lain bercak kuning pada daun (mozaik) dan penyakit daun menggulung pada tanaman tembakau, kapas dan lobak.
Pada manusia virus dapat menimbulkan penyakit influenza, flu burung, campak, cacar air dan herpes, hepatitis, polio, gondong, AIDS, ebola, herpes simplek, r.abies dan SARS
Latihan Soal
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1. Virus berasal dari kata virion yang berarti ….
a. zat c. racun e. benda berbahaya
b. molekul d. penyakit
2. Ahli biologi yang memberi nama Tobacco mosaic virus pada penyakit bercak kuning daun tembakau adalah ….
a. Antony van Leeuwenhoek c. Ivanovski e. Adolf Mayer
b. Beijerinck d. Wendell Sanley
3. Medium yang cocok untuk menumbuhkan virus adalah ….
a. air kaldu c. telur unggas yang sudah busuk
b. embrio burung yang hidup e. bangkai ayam
c. medium agar dari ekstrak kentang
4. Alasan virus merupakan kehidupan yang paling awal di dunia adalah ….
a. virus bereproduksi di dalm sel inang
b. struktur virus menyerupai organisme lain
c. fosil virus ditemukan terlebih dahulu
d. ukuran tubuh virus hampir menyamai bakteri
e. senyawa kimia dalam tubuh virus sangat terbatas
5. Bagian virus yang digunakan untuk replikasi adalah ….
a. asam nukleat c. liprotein e. polipeptida
b. kapsomer d. nukleokapsid
6. Virus yang menyerang bakteri adalah ….
a. Rhabdovirus c. retrovirus e. Paramyxovirus
b. Orthomyxovirus d. bakteriofage
7. Kemampuan berkembang biak virus T dalam sel inang ditentukan oleh ….
a. ukuran tubuhnya c. kondisi lingkungan e. persediaan nutrisi
b. protein virus d. DNA
8. Selama DNA virus menempel pada DNA bakteri, bakteri tetap mampu mangadakan replikasi. Cara ini disebut ….
a. lisis c. adsorbsi e. eklifase
b. lisogenik d. penetrasi
9. Perhatikan daftar penyakit dibawah ini !
1) demam berdarah 3) rabies 5) polio
2) tuberkolusis 4) cacar
Penyakit yang disebabkan oleh virus adalah ….
b. 1,2,3 c. 1,2,4 e. 3,4,5
c. 1,3,5 d. 2,3,4
10. Penyakit yang menyerang jaringan pengangkut pada batang tanaman jeruk adalah ….
a. parrot fever c. yellow fever e. herpes simpleks
b. mycloma d. foot and mouth desease
B. Jawablah pertanyaan dibawah ini !
1. Mengapa virus tidak dapat dipertimbangkan sebagai makhluk hidup ?
2. Jelaskan dengan gambar struktur tubuh bakteriofage !
3. Jelaskan tahap-tahap siklus lisis bakteriofage !
4. Bagaimana cara penularan dan pencegahan virus flu burung !
5. Sebutkan 2 macam peran virus yang menguntungkan bagi manusia !

Minggu, 27 September 2009

Bahan Ajar Biologi Kelas X

ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA


Archaebacteria dan Eubacteria merupakan golongan organisme prokariota yang tidak mempunyai membrane inti sel. Golongan Cyanobacteria disejajarkan dengan eubacteria karena kemampuannya dalam berfotosintesis
A. Archaebacteria
Archaebacteria merupakan organisme yang memanfaatkan senyawa anorganik untuk menghasilkan energi. Archaebacteria dapat ditemukan pada lingkungan yang ekstrim, yaitu daerah sumber air panas, berkadar garam tinggi, berkadar asam tinggi dan daerah miskin oksigen.
Karakteristik archaebacteria dapat dilihat dari komposisi kimia dinding selnya, komposisi RNA dan lemak penyusun membrane selnya. Reproduksi archaebacteria dengan cara pembelahan biner, pembentukan tunas dan fragmentasi.
Anggota archaebacteria terbagi menjasi 3 kelompok berdasar metabolisme dan ekoliginya. Kelompok archaebacteria terdiri atas :
1. Metanogen
Kelompok ini mampu mengubah CO2 dan H2 menjadi gas metana (CH4). Metanogen bersifat anaerobic dan kemosintetik. Metanogen dapat ditemikan pada rawa-rawa, tempat berlumpur dan rumen ruminansia. Contohnya Methanobacteriun dan Ruminococcus albus.
2. Halofilik
Kelompok ini mampu hidup pada daerah berkadar garam tinggi, sebagian mampu berforosintesis karena memiliki klorofil bakteriorodopsin. Contohnya Halobacteruim dan Halococcus.
3. Termoasidofilik
Termoasidofilik hidup ditempat bersuhu tinggi dan bersifat asam, biasanya mereka mengoksidasi sulfur. Contohnya Sulfolobus, Thermoplasma dan Thermoproteus.
B. Eubacteria
Eubacteria merupakan golongan bakteri secara umum. Anggota ebacteria adalah mikroorganisme prokariota, umumnya tidak berklorofil, habitat disemua tempat, mampu membentuk endospora dan berkembang biak dengan pembelahan biner.
Struktur tubuh bakteri tersusun atas dindingsel yang berflagel dan atau berlendir. Dinding sel terdiri atas mukopolisakarida dan pertidoglikan, endoplasma, membran plasma DNA, ribosom dan plasmid.
Eubacteria dapat berbentuk bulat, batang atau spiral dengan berbagai variasinya. Berdasarkan karakteristik dinding selnya, bakteri dibedakan atas bakteri gram negatif, gram positif dan tidak berdinding sel. Berdasarkan jumlah dan letak flagel, bakteri dibedakan
menjadi monotrik, amfitrik, lopotrik dan peritrik. Berdasarkan cara hidupnya, bakteri dibedakan menjadi bakteri heterotrof (parasit, saprofit, pathogen dan apatogen) dan bakteri autotrof (fotoautotrof dan kemoautotrof).





Gambar struktur sel bakteri
Peranan bakteri bagi manusia dapat merugikan dan menguntungakan. Bagi manusia bakteri dapat dimanfaatkan untuk :
1. Fiksaasi nitrogen sehingga menyuburkan tanah, contohnya Nitrosomonas, Notrosococcus dan Nitrobacter
2. Mengolah bahan makanan, contohnya Lactobacillus casei, Sterptococcus lactis, Sterptococcus cremoris, Lactobacillus citrovorum dan Acetobacter xylinum.
3. Memproduksi antibiotik, contohnya Bacillus brevis, Bacillus subtilis, dan Bacillis polymyxa.
Bakteri merugikan dapat menimbulkan penyakit. Penyebaran bakteri dapat terjadi melalui makanan, minuman dan udara pernapasan. Tindakan pencegahan terhadap penyakit bakteri dapat dilakukan melaui pengawetan makanan dengan asam, pengasapan, penggaraman, pengeringan, pemanisan, pasteurisasi dan strerilisasi.
C. Cyanobacteria
Cyanobacteria merupakan organisme prokariotik yang bersifat mikroskopis, dinding sel diselubungi lendir, dapat bergerak, tidak berflagel, habitat ditempat basah, tanah, batu dan bersimbiosis dengan organisme lain, memiliki pigmen diminan fikosianin sehingga berwarna hijau kebiru-biruan. Berkembang biak dengan pembelahan sel, fragmentasi dengan membentuk hormogonium dan mampu membentuk spora bila keadaan tidak menguntungkan.
Bentuk cyanobacteria umumnya unuseliler (Choococcus, Anacystis), koloni (Nostoc, Mycrocystis), dan filament (Oscilatoria, Anabaena, Mycrococcus). Peranan cyanobacteria antara lain untuk sumber makanan alternatif, menambat nitrogen, vegetasi perintis, produsen di perairan, dan menyebabkan blooming di perairan.
Latihan Soal
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1. Kelompok Archaebacteria yang hidup di laut adalah ….
a. metanogenik c. halofilik e. termoasidofilik
b. asidofilik d. alkali
2. Perbedaan utama antara archaebacteria dan eubacteeria adalah ….
a. membentuk metanogen d. membrane inti sel
b. tidak dapat berfotosintesis e. reproduksi sel bakteri
c. kandungan peptidoglikan pada dinding sel
3. Untuk melindungi diri dari lingkungan yang ekstrim, bakteri memiliki struktur yang disebut ….
a. spora c. kapsul e. peptidoglikan
b. kapsid d. endospora
4. Bakteri berkembang biak dengan cara ….
a. membelah diri c. konjugasi e. lisis
b. membentuk tunas d. fragmentasi
5. Bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal pada dinding selnya adalah ….
a. bakteri anaerob c. bakteri heterotrof e. bakteri aerob
b. bakteri gram negatif d. bakteri gram positif
6. Bakteri yang menghasilkan antibiotic adalah ….
a. Bacillus anthracis c. lactobacillus casei e. Thiobacillus
b. Bacillus brevis d. Streptomyces griceus
7. Persamaan antara Eubacteria dan Cyanobacteria adalah ….
a. membentuk hifa c. mengandung fikosianin e. bersifat autotrof
b. inti tidak berdinding d. hidup berkoloni
8. Pigmen dominant pada Cyanobacteria adalah ….
a. fikosantin c. klorofil e. fikoeritrin
b. fikobilin d. fikosianin
9. Sel spora Cyanobacteria yang berperan dalam reproduksi adalah ….
a. akinet c. heterokista e. hormogonium
b. zoospora d. mikrospora
10. Paku air di sawah bersimbiosis dengan ….
a. Oscillatoria c. spirulina e. Mycrocystis
b. Anabaena d. Nostoc
B. Jawablah pertanyaan dibawah ini !
1. Sebutkan 3 anggota kelompok Archaebacteria !
2. Jelaskan cara bakteri memperoleh makanan !
3. Sebutkan 3 bakteri yang berperan dalam bidang industri makanan !
4. Jelaskan cara cyanobacteria berkembang biak !
5. Sebutkan 5 peranan cyanobacteria bagi manusia dan beri contoh mikroorganismenya !